READING

Bagaimana Jika Wanita Umroh Tanpa Mahram?

Bagaimana Jika Wanita Umroh Tanpa Mahram?

Pengertian mahram adalah orang-orang yang haram untuk dinikahi selamanya karena sebab keturunan, persusuan dan pernikahan dalam syariat Islam. Mahram (mahramun) artinya adalah orang-orang yang berlainan jenis dengan kita dan haram (tidak boleh) kita nikahi baik sementara maupun selamanya. Namun kita diperbolehkan untuk bepergian dengannya, boleh berjabat tangan dan sebagainya selain menikah.

Dalam hal bepergian umroh atau haji, ada perbedaan pendapat di kalangan para ulama. Ada yang mutlak melarang dan mengharuskan didampingi mahram. Sumbernya adalah sebuah hadist, dari Ibnu Abbas ra berkata bahwa Rasulullah SAW berkhutbah, “Dan janganlah seorang wanita bepergian kecuali bersama mahramnya”. Ada seseorang bertanya,”Ya Rasulullah SAW, aku tercatat untuk ikut pergi dalam peperangan tertentu namun isteriku bermaksud pergi haji”. Rasulullah SAW bersabda, “Pergilah bersama istrimu untuk pergi haji.” (HR. Bukhari Muslim dan Ahmad)

Mayoritas ulama dari keempat mazhab mengharamkan seorang perempuan pergi umroh atau haji tanpa ditemani suami atau mahramnya. Namun ada sebagian pendapat dalam mazhab Syafi’i yang membolehkan hal tersebut dengan dua syarat. Syarat yang pertama, ditemani perempuan yang dapat dipercaya, yang kedua adalah aman dari fitnah.

Selain dilihat dari hadits, pemerintah kerajaan Arab Saudi juga tidak akan mengizinkan masuk bagi orang yang tidak mematuhi persyaratan visa untuk masuk ke wilayah kerajaan untuk melakukan ibadah haji atau umroh. Aturan itu adalah, “Bagi wanita di bawah usia 45 tahun harus disertai dengan mahram laki-lakinya selama perjalanan haji, sesuai yang diatur dalam visa jamaah wanita.“ Aturan ini diterapkan untuk semua wanita pada umumnya yang ingin mendapatkan visa masuk ke Arab Saudi untuk melakukan ibadah umroh maupun haji.

Lalu bagaimana dengan para wanita berusia di bawah 45 tahun yang akan berangkat menunaikan ibadah umroh atau haji, tapi tidak ada laki-laki sebagai mahramnya?

Aturan pemerintah kerajaan Arab Saudi sudah jelas dan tidak dapat ditawar di mana pada Visa para wanita harus tertulis siapa mahram mereka yang ikut serta dalam rombongan umroh atau haji. Untuk menyelesaikan persoalan ini, biro perjalanan umroh mensiasatinya dengan mengeluarkan surat keterangan mahram yang akan dijadikan dasar oleh pemerintah kerajaan Arab Saudi untuk menerbitkan visa wanita.

Untuk pembuatan surat keterangan mahram, biasanya biro perjalanan mematok harga 200-300 ribu. Harga tersebut diluar biaya umroh yang ditetapkan biro perjalanan. Namun bagi para wanita yang berangkat bersama mahram mutlaknya, maka biro perjalanan akan membuatkan surat keterangan secara gratis, hanya dengan melampirkan bukti otentik seperti akta nikah dan akta kelahiran yang asli. Karena itulah salah satu syarat yang harus dipenuhi para jamaah yang akan berangkat haji adalah melampirkan akta nikah bagi pasangan suami istri dan akta kelahiran jika peserta umroh adalah anak-anak.


Your email address will not be published. Required fields are marked *